Minggu, 3 Februari 2019 Forum Anak Butta Toa bersama Masyarakat Relawan Indonesia ( MRI ) melaksanakan kegiatan pengembalian psikis atau sering kita sebut Trauma Healing juga bagi donasi di Kabupaten Jeneponto. Tepatnya di Desa Sapanang Kecamatan Binamu. Setelah terjadi bencana banjir yang mengakibatkan trauma yang mendalam bagi korban. Trauma Healing ini di fokuskan untuk Anak-anak yang ada di Desa Sapanang guna mengembalikan lagi tawa, dan keceriaan mereka sehingga trauma akan bencana banjir yang melanda segera hilang.
Selain bersama MRI, Forum Anak Butta Toa juga bersinergi dengan Forum Anak Turatea Jeneponto sehingga banyak pihak-pihak yang ikut terlibat dalam kegiatan ini. Anak-anak desa Sapanang sangat antusias dengan kehadiran kami di tengah-tengah mereka. Diawali dengan perkenalkan, lalu mereka diajarkan tepukan-tepukan Hak Anak, Lagu-lagu tentang Hak Anak dan lain-lain. Setelah suasana mulai cair dan bersahabat, kami mengajak anak-anak itu bermain games yang sudah kami susun sebelumnya.
Mulai dari main bola, menggambar, ular tangga raksasa, bongkar pasang, serta ular naga panjang dan games edukatif yaitu games makanan sehat.
Anak-anak dibagi kedalam beberapa kelompok sesuai games pilihan mereka, namun tidak semua anak ikut bermain, ada yang hanya melihat, ada yang diam, hal ini karena beberapa dari mereka masih trauma dan takut berlebihan.
Salah satunya adalah Lobo, Lobo adalah seorang anak perempuan yang usianya sekitar 3 tahun. Lobo menjadi salah satu korban yang selamat dari bencana banjir tersebut. Lobo ditemukan jauh dari tempat tinggalnya dan tersangkut di atas pohon karena terseret arus sungai menurut cerita warga. Lobo masih sangat trauma, itulah mengapa ia sulit berinteraksi dengan kami dan anak-anak lainnya, ia hanya diam memandangi.
Kembali ke tujuan kami ke desa Sapanang untuk menghilangkan trauma anak-anak disana, olehnya kami merangkul mereka termasuk Lobo, mencoba menarik perhatiannya, mulai mencairkan suasana, membuat anak-anak yang sulit berinteraksi ini mulai mengeluarkan satu dua kata, menyebutkan Nama hingga membuat mereka ikut bermain. Alhasil mereka juga sudah mulai ikut berinteraksi termasuk Lobo yang tadinya hanya diam juga sudah ikut tersenyum dan tertawa.
Tidak terasa kurang lebih 3 jam kami menemani anak-anak disana bermain, dan beberapa menit lagi kami harus meninggalkan lokasi karena sudah sangat sore dan sebentar lagi akan berganti malam. Sebelum pulang, kami mengumpulkan anak-anak yang bermain tadi menjadi satu, memberi arahan, memberi pencerahan, memberi semangat dan berdoa bersama.
Setelah itu, anak-anak dibagikan bingkisan satu persatu dan foto bersama. Ada anak yang menangis karena tidak ingin kami pergi, ada yang meminta untuk kami kembali lagi dan banyak keharuan lainnya. Kami merangkul dan membuat mereka menghilangkan traumanya dan meyakinkan mereka bahwasanya bencana ini adalah ujian sekaligus pembelajaran yang di berikan Tuhan kepada hamba-Nya.
Sampai Jumpa pada program kerja FABT👋
Jangan lupa like✔️,komen 🖊share🔊dann staytune di media sosial kamii☺
Ig : forumanakbuttatoa
Fb : Forum Anak Butta Toa
Line@ : @zzj8817z
Web : www.fabantaeng.blogspot.co.id






No comments:
Post a Comment